Wirausaha Modal Kecil Sederhana, Usaha Martabak Mini

Sunday, September 18th 2016. | Peluang Usaha

wirausaha modal kecil

Wirausaha modal kecil tak harus Anda awali dengan ide-ide besar, karena dari ide yang sederhana dan modal yang pas-pasan, selama Anda tempatkan pada pasar yang tepat Anda tetap bisa mengeruk hasil yang cukup memuaskan.

Dan salah satu ide sederhana yang akan kami kupas saat ini sebagai wirausaha modal kecil yang layak Anda jajal adalah usaha martabak mini. Martabak mini termasuk jenis jajanan sehat yang disukai banyak kalangan dan usia. Mulai dari anak-anak sampai dewasa.

Bisa menjadi camilan anak di waktu sela makan utama atau sekedar sajian untuk tamu dan arisan. Dengan harga hanya sekitar seribu rupiah perbuahnya, maka makanan camilan ini dengan mudah menjangkau segala kelompok ekonomi.

Anda juga bisa memilih untuk membuka usaha ini di banyak tempat. Mulai dari depan sekolah untuk mengejar pasar anak-anak di waktu istirahat atau pulang sekolah, di dalam perumahan di sore hari, di kawasan kampus, kawasan pinggir jalan atau dekat pertokoan sampai di dalam area pasar baik itu tradisional maupun modern.

Baca Juga : Usaha Modal Kecil Brownies Rumahan

Anda bisa membukanya di depan rumah, bila Anda memang memiliki rumah dengan lokasi strategis seperti dekat sekolah atau kampus. Bisa pula menggunakan gerobak atau tenda kecil dan mendirikannya di kawasan strategis. Atau malah dengan gerobak jalan sehingga bisa bergerak dan memilih lokasi sesuai kondisi pasar.

Usaha ini juga terbilang simpel dan sederhana untuk Anda jalankan. Sebelum memulai usaha Anda harus menyiapkan adonan martabak dalam satu wadah khusus. Tidak harus food grade karena di sini Anda tidak menggunakan suhu tinggi dan adonan masih akan dimasak lagi.

Yang penting pastikan bahan baku bersih, higienis dan dalam kualitas yang baik seperti belum berkutu dan berbau. Tidak mau mendadak muncul kutu tepung di dalam martabak mini buatan Anda kan?

Peralatan penting lain adalah kompor gas, tabung gas dan wajan anti lengket yang sudah berbentuk cetakan martabak mini. Harga dari wajan jenis ini memang tergolong mahal, malah di atas jenis wajan anti lengket biasa. Tetapi cukup wajar mengingat fungsinya yang akan sangat memudahkan Anda memasak adonan menjadi martabak mini yang nikmat.

Ini adalah gambaran modal yang Anda perlukan untuk membuka wirausaha modal kecil martabak mini, kita asumsikan Anda membuka semacam gerai kecil dengan gerobak di satu titik strategis, misalkan di area pasar atau area kampus.

  1. Gerobak  bekas dan biaya pembaruan     : Rp. 2.800.000,-
  2. Kompor gas satu tungku     : Rp. 145.000,-
  3. Tabung gas kecil     : Rp. 175.000,-
  4. Wajan anti lengket     : Rp. 300.000,-
  5. Wadah adonan     : Rp. 60.000,-
  6. Wadah topping     : Rp. 40.000,-
  7. (Susu, misis, sokade, keju, kacang)

TOTAL MODAL       : Rp. 3.520.000,-

Anda bisa lihat untuk membuka wirausaha modal kecil martabak mini ini Anda hanya membutuhkan modal sekitar 3,5 jutaan saja. Anda bahkan masih bisa menekan biaya bila, Anda sudah memiliki beberapa barang tersebut di rumah Anda.

Baca Juga : Cari Peluang Usaha Minuman Jus Buah? Baca Dulu Ini

Lalu dengan modal sebesar itu, berapa keuntungan bulanan yang bisa dihasilkan? Berikut ini informasi yang berhasil kami dapatkan dari penjaja martabak mini di kawasan Purwomartani. Penjaja martabak mini ini membuka usahanya sejak pukul 9 pagi sampai pukul 9 pagi dengan 1 orang karyawan yang bekerja bergantian dengan pemilik usaha.

Lokasi gerai cukup strategis tepat di diperempatan yang merupakan persimpangan menuju kawasan sanggarahan yang merupakan jalur alternatif menuju Prambanan dan jalur Cangkringan. Gerai ini berada di tengah-tengah kawasan padat perumahan dan perkampungan penduduk dan dekat pula dengan sebuah SD negeri setempat.

Dalam satu hari, mereka bisa membuat antara 350 porsi martabak mini. Harga tiap martabak 1000. Dan berikut sedikit contekan perkiraan biaya dan pendapatan dari gerai tersebut. Meski tidak bisa kami pastikan perolehan usaha martabak mini Anda akan sama persis dengan usaha ini, tetapi setidaknya angka-angka ini bisa menjadi rujukan usaha Anda.

Biaya produksi harian

  • Bahan baku                      : Rp. 180.000,-
    (telur, tepung, gula, susu, soda kue,
    margarin, essens vanili dan pewarna kue)
  • Bahan toping                    : Rp. 40.000,-
    (mesis, susu, keju, kacang dan sokade)
  • Kotak kemasan                : Rp. 15.000,-

TOTAL Biaya Produksi Harian      Rp. 235.000,-

Pemasukan Harian                             Rp. 350.000,-
Keuntungan kotor harian                Rp. 115.000
,-
Keuntungan kotor bulanan             Rp. 2.990.000,-

Pengeluaran Bulanan

  • Gas     : Rp. 150.000,-
  • Listrik     : Rp. 20.000,-
  • Retribusi     : Rp. 100.000,-
  • Tenaga Kerja     : Rp. 600.000,-

TOTAL Pengeluaran Bulanan        Rp. 870.000,-

Keuntungan Bersih      : Rp. 2.120.000,-

Meski dari gambaran proyeksi di atas Anda bisa balik modal dalam 2 bulan saja, ada beberapa kendala yang diamini oleh para pelaku usaha ini. Terutama karena masalah fluktuasi harga dari produk bahan baku seperti telur dan gula pasir. Kadang persaingan juga bisa menjadi cukup ketat terutama bila Anda membuka gerai di kawasan yang sudah ramai dengan beragam produk kuliner.

Baca Juga : Satu Lagi Franchise Makanan Dan Minuman Murah Yang Cocok Untuk Anda

Itu sebabnya, Anda perlu memastikan soal rasa menjadi perhatian Anda karena itulah kunci utama usaha Anda bisa mencuri perhatian. Tambahan essence vanili tidak terlalu memberatkan biaya tetapi membuat masakan harum dan menarik konsumen. Dan sebisa mungkin pilihlah lokasi strategis yang tidak terlalu ketat persaingannya.

Anda siap menjajal peruntungan bisnis Anda dengan wirausaha modal kecil satu ini?

(sumber gambar artikel wirausaha modal kecil : www.bengkuluekspress.com)

tags: , , , , ,