usaha kopi5 Strategi Kreatif Meningkatkan Omset Usaha Kopi – Dalam 10 tahun terakhir usaha kopi masih mampu menunjukkan taringnya sebagai salah satu usaha dengan potensi menjanjikan. Malah kalau harus diakui, usaha kopi sudah berkembang di Indonesia jauh sebelum dari itu. Terbukti dengan berkembangnya banyak usaha ini yang bertebaran secara tradisional di berbagai kota di Indonesia.

Kita mungkin pernah mengenal kedai kopi gayo ala Aceh atau angkringan Jogja dengan kopi Jossnya. Ini menjadi bukti kalau bisnis kopi sudah menjadi salah satu bagian dari budaya kuliner Indonesia sejak jaman dulu.

Dan pamor kopi mendadak meningkat ketika 10 tahun lampau muncul trend sajian kopi premium dengan konsep café. Beberapa brand besar dunia memasuki pasar Indonesia dengan mengangkat sajian kopi dalam harga yang tinggi dan penyajian yang premium. Kini café masih menjamur di Indonesia dengan segala konsep dan sajian.

Baca Juga : Kisah Sukses Dengan Usaha Kedai Kopi Sederhana

Café menjadi salah satu tempat tongkrongan asyik untuk berbagai kalangan. Pada juga dipadati dengan beragam jenis café yang hadir dari kelas atas dengan harga selangit sampai kelas menengah yang melayani dengan harga yang tidak menguras kantung. Bahkan juga usaha kedai kopi dengan konsep booth murah meriah.

Persaingan usaha ini kini memang cukup ketat. Meski banyak usaha kopi yang berontokan, tetapi selalu saja ada istilah patah satu tumbuh seribu. Ada saja usaha kopi baru yang dibuka di kota Anda. Dan ketika Anda menjadi salah satu bagian dari usaha kopi yang “tumbuh seribu” itu. Jelas Anda perlu beberapa strategi kreatif yang bisa Anda jalankan untuk menjaganya supaya  tidak “rontok dan patah”. Lalu apa saja strategi usaha warung kopi kreatif tersebut?

  1. Ubah Produk Utama Anda

Café dengan sajian utama kopi memang sudah biasa. Tetapi kalau Anda tidak memiliki produk kopi yang istimewa dan berbeda dari kebanyakan usaha kopi dan café lainnya, sebaiknya coba ganti menu utama dari usaha café Anda. Di kota Yogya ada sebuah café yang menjadikan wafel sebagai menu utama. Segala jenis wafel dengan aneka rasa menjadi tokoh utama dari café dan sudah tentu dengan aneka sajian kopi sebagai teman wafel. Pastinya siapapun yang menikmati wafel di café ini akan menikmati kopi yang ditawarkan.

  1. Buka usaha cafe berjalan

Ide ini belakangan memang sedang trend di kota-kota besar. Dengan mengadopsi konsep street food yang sedang banyak dijalankan di Amerika, ide usaha ini menjadikan cafe beroperasi pada sebuah mobil atau mini bus. Modifikasi sebuah mobil atau minibus menjadi sebuah kedai berjalan yang menyajikan kopi dan aneka makanan ringan sebagai pendamping. Yang seru dari usaha semacam ini adalah Anda bisa memindahkan usaha Anda ke lokasi strategis setiap saat juga berpindah beberapa kali dalam sehari mendekat pada pasar paling potensial di jam bersangkutan.

  1. Bermain dengan eksperimen rasa

Hanya main aman dengan kopi-kopi rasa pasaran sich sudah biasa. Tetapi apa istimewanya kopi capucinno, macchiato, americanno atau latte? Bahkan kini dengan mudah Anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan minuman kopi bubuk sachet dengan rasa yang tidak jauh berbeda. Coba bermain dengan aneka inovasi rasa. Jangan ragu memilih kopi yang unik dan tidak populer seperti kopi siborongborong atau kopi wamena. Atau jajal tawarkan kopi olahan Nusantara yang sudah pasti tidak mungkin disachetkan seperti kopi Ijo khas Tulung Agung atau kopi Thalua ala Lampung.

  1. Kerjasama dengan kantor atau kampus

Sudah bukan rahasia lagi kalau konsumen potensial dari bisnis kopi adalah kalangan mahasiswa dan karyawan. Fakta bahwa pekerjaan mereka membutuhkan kadar konsentrasi tinggi, ditambah trend dalam pergaulan mendorong kelompok ini memiliki permintaan tertinggi terhadap sajian kopi. Potensi ini bisa Anda kembangkan dengan mengajukan ijin pembukaan kedai kopi di dalam area kampus atau dalam wilayah kantor. Bisa dengan mendirikan café kecil di dalam kantin kampus atau cafetaria kantor. Beberapa memang mengenakan biaya lebih untuk pembukaan gerai, tetapi biaya lebih ini bisa jadi cukup setimpal dengan hasil yang Anda peroleh nanti.

  1. Sebagai working chamber

Di beberapa kota besar, kini sedang berkembang konsep bisnis kopi dengan tema working chamber. Semakin banyak pekerja freelance yang bekerja tanpa kantor menjadi ide awal dari pembukaan usaha kopi macam ini. Usaha kopi ini lebih fokus pada café dengan fasilitas ruang kerja yang nyaman dan kondusif untuk mereka yang bekerja secara freelance atau pekerja online. Kadang mereka membutuhkan suasana berbeda dalam bekerja selain di rumah dan working chamber ini bisa menjadi ide menarik untuk memfasilitasi kebutuhan ini.

Itu tadi beberapa ide strategi pemasaran usaha kopi. Menjadi lebih kreatif akan membantu Anda semakin mengembangkan usaha kopi dan memenangkan persaingan yang ketat. Atau Anda memiliki ide-ide kreatif lain dalam menjalankan usaha kopi? (Baca Juga : Strategi Pemasaran Hermawan Kartajaya)

(sumber gambar artikel usaha kopi : simplybusiness.co.uk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

12 + 17 =