contoh surat kontrak kerjasamaBagi Anda model bisnisnya adalah B to B, terutama yang bergerak di bidang jasa, pasti Anda butuh yang namanya contoh surat kontrak kerjasama.

Selama Anda menyediakan jasa kepada orang lain, apapun usaha Anda, sudah pasti Anda harus punya surat kontrak setiap kali Anda bertransaksi, khususnya dengan nominal yang tinggi.

Mengapa demikian? Ada 2 alasan penting yang harus Anda ketahui. Di antaranya adalah :

  1. Untuk menjaga hak dan kewajiban masing-masing pihak yang ada di dalamnya.
  2. Untuk mengikat kedua belah pihak agar tidak berusaha untuk “lari” dari perjanjian tersebut.

Nah, dengan penjelasan di atas, sudah jelas Anda harus perhatian dengan hal yang satu ini. Jangan sampai gara-gara Anda tidak membuat surat kontrak kerjasama, di kemudian hari Anda merasa dirugikan.

Lalu bagaimana contoh surat kontrak kerjasama yang baik dan benar? Bukausahayuk.com akan membagikannya kepada Anda. Silahkan Anda baca dan pelajari contoh surat kontrak kerjasama berikut ini :

SURAT PERJANJIAN KERJA
No. … / VIII / 2015

Pada hari …. tanggal …. bulan …. tahun …. , bertempat di Jakarta, kami yang bertanda tangan di bawah ini :

  • Nama :               Aditya Ahmadi
  • Alamat :               Kedondong No. 15 Depok Pusat Jakarta
  • Hp / Telp :               08157778956
  • Jabatan :               Direktur Utama PT. Sawit Persada Nusantara
  • KTP :               xxxxxxxxxxxxxxxxxxx

( Fotocopy KTP Terlampir )

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Dan

  • Nama :               Rusman Effendi
  • Alamat :               Jati Waringin No. 35 RT 008 RW 003 Jakarta
  • Hp / Telp :               087834567893
  • Jabatan :               Manager CV. Pena Setia Adiguna
  • KTP :               xxxxxxxxxxxxxxxxxxx   

( Fotocopy KTP Terlampir )

Selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak, selanjutnya mengikatkan diri secara bersama-sama disebut PARA PIHAK, dan terlebih dahulu MENERANGKAN :

  • Bahwa PIHAK PERTAMA menerangkan setuju untuk memberikan pekerjaan sebagai pimpinan proyek pengadaan material bangunan.
  • Bahwa PIHAK KEDUA menerangkan menerima pekerjaan yang dimaksud di atas dengan sarana dan parasarana yang melekat diatasnya.

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, maka PARA PIHAK sepakat untuk menandatangani Perjanjian Kerja ini, yang selanjutnya disebut PERJANJIAN, menurut ketetapan-ketetapan sebagai berikut:

Pasal 1
Bentuk Kerjasama

Bentuk kerjasama adalah pemberian pekerjaan di mana Pihak Pertama dengan ini memberikan pekerjaan kepada Pihak Kedua sebagaimana Pihak Kedua dengan ini menerima pekerjaan dari Pihak Pertama untuk pengadaan material bangunan yang akan ditentukan oleh Pihak Kedua dengan ketentuan dan syarat-syarat yang akan diatur selanjutnya dalam perjanjian ini.

Pasal 2
Ruang Lingkup Pekerjaan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here