ekonomi indonesia saat iniApa yang Anda rasakan dengan ekonomi Indonesia tahun 2015? Agak kacau ya? Sepertinya banyak yang setuju dengan pendapat ini. Apa indikatornya? Sederhana… dari ibu-ibu rumah tangga sampai para pelaku usaha semua mengeluhkan masalah ekonomi Indonesia saat ini.

Nah menjelang tahun 2016 ini, mulai muncul pertanyaan bagaimana kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2016 nanti. Apakah akan lebih baik atau justru akan lebih buruk. Semua pasti menginginkan yang lebih baik, benar kan?

Biasanya menjelang akhir tahun selalu banyak prediksi pakar ekonomi bermunculan di media. Prediksi-prediksi ini menjadi salah satu referensi bagi para pelaku usaha dan mereka yang terlibat dalam ekonomi makro dalam mengambil langkah strategis tahun 2016 nanti.

Baca Juga : Penting !! Baca Ulasan Kebijakan Ekonomi Makro Pemerintahan Indonesia Ini

Tetapi sebelum membahas perkembangan ekonomi Indonesia di tahun 2016, ada baiknya Anda mencoba kembali memahami apa sih ekonomi makro itu. Ekonomi makro adalah gambaran ekonomi yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi orang banyak. Misalkan pergerakan nilai tukar mata uang, inflasi (kenaikan harga) dan tingkat pengangguran dan total ekspor negara.

Dan berkaitan ekonomi makro serta perkembangan ekonomi Indonesia saat ini, Anda harus tahu rangkuman dari beberapa statement pakar ekonomi dari beberapa sumber. Apa tujuannya? Supaya Anda bisa tahu seperti apa perkembangan ekonomi Indonesia saat ini. Jadi dengan kata lain Anda punya “pegangan” yang kuat, bukan berdasarkan rumor belaka.

Apa saja statement dari beberapa pakar ekonomi yang perlu Anda ketahui? Ini dia :

  1. Pengaruh Pemilu
    Beberapa pakar ekonomi merasa cukup khawatir dengan kondisi ekonomi Indonesia pada tahun 2014 gara-gara adanya pemilu. Pada umumnya pasar cenderung akan bersikap menunggu hingga pengumuman pemenang pemilu dirilis. Pasar baru akan bereaksi setelah presiden diumumkan tergantung bagaimana pandangan dunia ekonomi terhadap presiden terpilih ini. Dan sekarang, kita sudah tahu siapa presiden yang terpilih. Hanya saja kondisi politik Indonesia yang cenderung tidak stabil cukup riskan membuat banyak pihak khawatir, kalau-kalau kelabilan politik bisa berimbas pula pada harga-harga dan kebijakan ekonomi. Apalagi hingga sekarang politik Indonesia masih carut marut.
  2. Ketahanan Ekonomi
    Menurut sebuah survey dari salah satu lembaga survey internasional Nielsen Global Survey, terdapat fakta bahwa meski Indonesia digempur beragam cobaan pada perekonomiannya pada tahun 2013. Ternyata ekonomi Indonesia memiliki ketahanan terbaik di Asia Tenggara, bahkan saat Indonesia masuk dalam 20 negara yang menjadi pertimbangan dalam menentukan pergerakan ekonomi dunia. Tetapi repotnya, kondisi inflasi tidak juga membaik. Harga produk-produk impor masih tetap tinggi bahkan cenderung naik. Harga beras masih juga tinggi. Bukan tidak mungkin kemampuan bertahan ekonomi Indonesia ini bakal jebol juga. Jadi inflasi memang harus segera diatasi.
  3. Perkembangan Ekonomi Global
    Pada tahun 2014 ini muncul prediksi dunia kalau kelabilan ekonomi dunia akan beranjak stabil. Terutama pada pertengahan tahun. Ini merujuk pada beberapa kebijakan negara-negara besar seperti Amerika dan China yang akan bisa dilihat hasilnya pada pertengahan tahun. Nah, kalau ekonomi dunia bisa lebih stabil, sudah pasti ekonomi Indonesia kena imbas positifnya juga. Harga rupiah bisa lebih stabil dan tidak naik terus. Artinya nilai impor jadi tidak terlalu tinggi. Secara ekonomi makro juga bisa diartikan hutang negara bisa lebih murah. Tetapi sayang, perkembangan ekonomi global tidak membaik. Yunani dan China adalah contoh dari perkembangan ekonomi global yang memburuk.
  4. Perkembangan Kondisi Inflasi
    Bicara soal ekonomi pastinya juga bahas soal harga-harga. Kalau harga-harga terus naik alias inflasi terus berjalan, jelas aja lah daya beli konsumen juga menurun. Iya sih kalau di data survey tadi daya tahan pasar (artinya juga termasuk daya beli konsumen) memang masih cukup tinggi. Tapi kalau inflasi tidak turun, siapa yang tahan lagi?
  5. Kondisi Dunia Bisnis 2015
    Fokus utama program pemerintah tahun 2014 adalah memaksimalkan ekspor. Makanya kini banyak program yang meringankan eksportir. Pendapatan meningkat sudah pasti akan meningkatkan daya beli konsumen. Daya beli yang baik akan menjaga ketahanan ekonomi.
    Inilah dua hal yang menguntungkan Anda sebagai pelaku usaha. Dunia bisnis akan semakin diuntungkan dengan program yang memaksimalkan ekspor. Tetapi saat ini, pemerintah lebih fokus di bidang infrastruktur. Jadi Anda harus menunggu apakah kebijakan tersebut bisa memberikan efek yang bagus terhadap dunia bisnis di tahun 2015.

Sekarang Anda sudah paham kan seperti apa kondisi ekonomi Indonesia saat ini? Jadi harapan kita, semoga pemerintah saat ini terus bisa bekerja dan memperbaiki ekonomi Indonesia 2015 sehingga pada tahun 2016 ekonomi kita bisa lebih stabil.

(sumber gambar artikel ekonomi indonesia saat ini : www.rri.co.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − 13 =