usaha modal 500 ribuBagi kebanyakan orang cacing tanah identik dengan sesuatu yang menjijikan. Bentuknya dan tempat hidupnya membuat cacing tanah terkesan kotor dan jorok.

Namun ketika Anda mencari ide usaha modal 500 ribu, siapa yang menyangka cacing tanah bisa menjadi produk yang layak Anda jajal.

Inspirasi usaha modal 500 ribu inilah yang menjadi titik awal kesuksesan seorang pria usia 39 tahun, Abdul Azis Adam Maulida.

Meski harus mencicipi kegagalan dari modal 20 juta dengan usaha belut, rupanya justru beliau akhirnya bisa mereguk hasil tak kurang dari 300 juta tiap bulan hanya dari modal tak lebih dari 500 ribu.

Baca Juga : Usaha Sampingan di Rumah dengan Ternak Cacing Sutra

Tak banyak yang menyangka cacing tanah memiliki pasar yang besar. Permintaan cacing tanah terbentuk dari kalangan pelaku usaha perikanan baik ikan hias maupun ikan konsumsi, termasuk pula pelaku usaha bidang pemancingan. Permintaan lain juga muncul dari pelaku industri obat tradisional seperti untuk obat herbal tipus, tekanan darah, bronchitis sampai reumatik.

Selain itu di beberapa negara juga muncul permintaan ekspor cacing tanah untuk kebutuhan bahan kosmetik dan hingga untuk bahan makanan manusia. Meski untuk pilihan terakhir ini memang masih sangat terbatas pasarnya. Dan peluang inilah yang berhasil dibaca oleh Abdul Azis Adam Maulida.

Kisah sukses beliau berawal dari niatnya untuk memulai usaha ketika akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai karyawan di sebuah perusahaan industri kertas di tahun 2010. Ketika itu dengan modal yang ada di kantung sebesar 20 juta, beliau memulai usaha ternak belut di rumahnya di kawasan Malang.

Dengan membeli sekitar 2 kwintal bibit belut, beliau menjalankan usaha ternak belut ini sampai 6 bulan. Namun tak disangka, usaha yang dengan serius dijalaninya tak membuahkan kesuksesan. Belutnya satu demi satu mati sampai akhirnya tak bersisa. Padahal demi memulai usaha belutnya, Abdul Azis sampai rela mengikuti beberapa pelatihan dan seminar seputar usaha belut di kotanya.

Di akhir usaha belutnya, Abdul Azis hanya memiliki beberapa kilo cacing tanah. Uniknya, meski belutnya terus bermatian, justru cacing tanah yang dimilikinya tetap hidup. Dari sanalah, dengan bermodal tak lebih dari 500 ribu, Abdul Azis mencoba mengalihkan usahanya menjadi usaha cacing tanah.

Dengan modal kecil ini, Abdul Azis menggunakan lahan kecil di rumahnya dan membangun kandang seadanya untuk membentuk titik awal usaha cacing tanah. Usaha modal 500 ribu ini dimulai dengan bibit seharga 200 ribu dan sebuah wadah kotak seharga 300 ribu berukuran 40 cm x 50 cm yang ditumpuk hingga 12 tingkat. Usaha cacing tanah ini sama sekali tidak membutuhkan lahan luas sama sekali dan tergolong mudah untuk dijalankan.

Baca Juga : Ide Usaha Modal 1 Juta Rupiah yang Bisa Anda Jalani

Yang menarik, cacing tanah ternyata jenis hewan yang bandel. Tahan terhadap serangan jamur, bakteri dan kuman berbahaya. Meski hidup dalam media yang terkesan kotor, rupanya cacing tanah justru tahan penyakit dan tidak mudah mati, meski menjalani perjalanan jauh dalam proses pengiriman. Kemampuan perkembang biakannya juga tergolong cepat, sehingga dengan modal kecil dapat berkembang pesat.

Menurut Abdul Azis, cacing tanah ini juga tidak membutuhkan biaya pakan, karena cukup memanfaatkan sayuran limbah rumah tangga dan limbah pasar yang sama sekali tidak memakan biaya. Usaha cacing tanah ini juga tidak memakan banyak waktu karena terhitung tumbuh dan berkembang biak dengan mudah serta tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Pada awalnya, usaha Rumah Cacing milik Abdul Azis itu fokus menjual ke pengelola pemancingan tak jauh dari kediamannya. Sampai akhirnya permintaan yang masuk kini semakin besar bahkan sampai memaksa Abdul Azis harus memproduksi sekitar 7 ton tiap bulannya, hingga mencatatkan hasil tak kurang dari 300 juta.

Ketika pertama kali mendapat pesanan dalam partai besar, Rumah Cacing ini sempat dibuat bingung. Pesanan partai besarnya datang dari Dinas Perikanan Jawa Timur. Beruntung Abdul Azis menemukan akal dengan membentuk kelompok usaha cacing tanah dengan mengajarkan ilmu ternak cacing tanahnya ini ke beberapa masyarakat di kawasan Malang.

Upaya ini memang tidak selancar harapan, pada awalnya hanya ada 2 orang yang tertarik menjalankan usaha ternak cacing tanah. Meski termasuk usaha modal 500 ribu, tetapi kebanyakan orang enggan berkecimpung pada bisnis yang terkesan kotor ini. Namun dengan kesabaran, kini Abdul Azis sukses mendapatkan 1600 orang yang mau bekerja sama dengan Abdul Azis menjalankan bisnis cacing tanah.

Sampai saat ini Abdul Azis masih terus berniat mengembangkan kapasitas usahanya dan siap mengembangkan lebih besar lagi kelompok usaha cacing tanah yang dirintisnya. Abdul Azis mengakui sampai saat ini masih banyak permintaan yang belum mampu dia penuhi termasuk permintaan dari luar. Sementara itu, Rumah Cacing sampai saat ini juga masih melayani pesanan beberapa ton regular dari dinas Perikanan Jawa Timur. Siapa sangka semua itu berawal dari usaha modal 500 ribu.

(sumber gambar artikel usaha modal 500 ribu : www.gardeningknowhow.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

eight + three =