usaha rumahan ibu rumah tanggaMengembangkan sebuah usaha tidak harus berawal dari ide yang besar dan jangkauan yang luas. Anda bisa mulai dari masalah yang muncul di sekitar Anda dan memberikan pasa sebuah solusi yang sederhana sebagai penawaran Anda.

Begitu pula ketika Anda mencari ide usaha rumahan ibu rumah tangga, mulailah dengan melirik problema yang muncul secara domestik di sekitar Anda sehingga memunculkan sebuah peluang usaha rumahan.

Temukan dan identifikasi masalahnya dan cari tau solusi sederhana yang bisa Anda jalankan tentu saja dengan nilai ekonomis yang baik.

Ambil contoh sederhana sesuai contoh kasus pada informasi ini. Pada banyak ibu rumah tangga, muncul banyak kasus klasik mengenai betapa sulitnya mengajak anak doyan makan sayuran.

Baca Juga : Bisnis Ibu Rumah Tangga Menguntungkan Dengan Lontong Opor

Sudah jelas ada sederet nutrisi penting yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, namun sulit pula membuat mereka menyukai hidangan sayur sebagaimana mereka menyukai hidangan gorengan.

Rasa gurih dari gorengan memang berbeda dengan rasa getir dan aroma daun khas dari sayuran. Dan pada akhirnya dengan segala cara kebanyakan orang tua harus berjibaku dengan anak mereka hanya demi membuat mereka mau memakan menu sayuran. Nah, problema inilah yang bisa Anda angkat menjadi sebuah ide usaha rumahan ibu rumah tangga.

Hal yang juga dilakukan oleh seorang ibu muda asal kota Kebumen, Ambarwati. Berawal dari keinginan untuk membujuk si kecil untuk doyan makan sayur, Ambar mencoba mencari ide dari berbagai website di internet.

Dari sana muncul ide untuk membuatkan si kecil makanan siap saji yang mengandung daging ayam dan sayuran, nugget ayam sayuran. Ide ini dirasa cocok oleh Ambar karena si kecil sangat menyukai nugget dan kadang sering rewel hanya karena meminta digorengkan nugget siap saji yang Ambar biasa beli di supermarket terdekat, hal ini lah yang menjadikan nugget sayur sebagai usaha rumahan yang menjanjikan.

Masalahnya Ambar menyadari betul ada bahaya mengancam dari hidangan nugget siap saji dari supermarket karena biasanya sangat kaya MSG dan pengawet. Karena itu Ambar juga membatas konsumsi nugget untuk buah hati dan pada akhirnya malah membuatnya berperang dengan si kecil.

Baca Juga : Usaha Rumahan Potensial, Usaha Sambal Kemasan

Akhirnya Ambar mencoba mempraktekan salah satu resep nugget ayam sayuran yang dia temukan di website resep di internet. Setelah di sajikan untuk si buah hati, rupanya si kecil menyambutnya dengan senang hati dan memakannya dengan lahap. Tanpa terusik sama sekali dengan warna semu hijau yang muncul pada nugget.

Awalnya secara berkala Ambar membuatkan si kecil nugget ayam sayurannya buatannya sendiri yang tidak hanya kaya sayuran tetapi juga bebas MSG dan pengawet. Sampai satu hari ada satu tetangganya yang tertarik dengan menu nugget ayam sayuran buatan Ambar dan mencoba memesan. Rupanya dari satu konsumen ini secara perlahan menjadi ketok tular ke beberapa tetangga lain.

Melihat tanggapan yang cukup positif semacam ini, sang suami menyarankan Ambar untuk menjajal membuka bisnis yang menjanjikan ini secara serius. Dan dari titik inilah awal mula usaha Ambar. Namun untuk memulai usahanya ini Ambar memang harus keluar modal awal dulu.

Pasalnya sebagai ibu muda, Ambar tidak memiliki perlengkapan dapur lengkap terutama untuk jenis yang berukuran besar untuk jenis usaha rumahan ini. Setelah semua peralatan terkumpul dengan lengkap, Ambar mulai memproduksi nugget ayam sayuran secara rutin. Awalnya Ambar hanya memproduksi nugget dengan bahan baku daging ayam 3 kilo saja perhari.

Dari 3 kilo ayam Ambar bisa menghasilkan setidaknya 4 kilo nugget sayuran dengan tambahan sayuran brokoli, wortel, kacang almond halus, tepung roti, tepung pati jagung, telur dan beberapa bumbu. 4 kilo nugget ini dikemas dalam wadah khusus dari mika dengan berat perkemasan 250 gram.

Untuk mengembangkan cara usaha rumahan Ambar membuka jalur keagenan, biasanya Ambar merekruit seorang agen di sebuah kawasan perumahan yang tersebar di kawasan Kebumen dan sekitarnya.

Baca Juga : Strategi Pemasaran Hermawan Kartajaya

Dan setelah sukses mengumpulkan setidaknya 8 orang agen, kini produksi Ambar meningkat pesat. Dari hanya 4 kilo nugget sehari kini beranjak mencapai 10 kilo nugget sehari. Sampai Ambar memerlukan 3 orang karyawan untuk membantu pekerjaanya.

Dan kini Ambar yang menjual Nugget ayam sayurannya seharga 17 ribu perkemasan itu bisa membukukan omset tak kurang dari 17 juta dalam satu bulan dengan perkiraan keuntungan sekitar 20 %. Bukan angka yang kecil untuk sekedar usaha rumahan.

Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah gambaran modal dan hasil dari usaha rumahan ibu rumah tangga yang dijalankan Ambarwati.

Modal awal

  • Mesin Chopper : Rp. 500.000,-
  • Cetakan Loyang : Rp. 40.000,-
  • Baskom : Rp. 75.000,-
  • Dandang besar : Rp. 220.000,-
  • Kompor : Rp. 300.000,-
  • Freezer : Rp. 3.500.000,-

Total modal awal : Rp. 4.635.000,-

Biaya Produksi
Biaya produksi per hari

  • Bahan baku ayam 8 kg : Rp. 240.000,-
  • Telur : Rp. 80.000,-
  • Sayuran : Rp. 70.000,-
  • Tepung : Rp. 25.000,-
  • Bumbu : Rp. 25.000,-

Total per hari : Rp. 440.000,-

Total 1 bulan : Rp. 11.440.000,-

  • Tenaga kerja : Rp. 1.200.000,-
  • Bahan bakar : Rp. 150.000,-

Total Biaya Produksi : Rp 12.790.000,-

Pemasukan 40 kemasan @ 16 rb utk 30 hari : Rp. 16.640.000,-

Maka keuntungan : Rp. 3.850.000,-

Dari gambaran di atas, Anda bisa lihat sejauh mana potensi dari ide usaha rumahan ibu rumah tangga dengan produk nugget ayam sayuran ini. Dari kreativitas seorang ibu, lahirlah sebuah ide usaha bisnis rumahan dengan hasil memuaskan untuk keluarga, bukankah sangat menggiurkan?

(sumber gambar artikel usaha rumahan ibu rumah tangga : www.momfitnessdiary.blogspot.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + 19 =