usaha rumahan modal kecilSiapa yang tidak doyan dengan yang namanya es krim. Hidangan segar yang memang sangat cocok untuk iklim Indonesia yang hangat ini begitu populer dan selalu menjadi favorit banyak orang, tanpa mengenal usia.

Tingginya minat pasar akan es krim menumbuhkan ide usaha rumahan modal kecil. Selama ini pasar hanya mengenal es krim dengan rasa yang hampir monoton buatan pabrikan besar. Kini muncul beberapa usaha es krim home made dengan rasa-rasa yang unik dan bahan-bahan yang kadang berbeda dan menarik selera.

Yang biasanya membuat es krim home made ini istimewa adalah bahan bakunya yang cenderung alami dengan kekayaan rasa yang lebih luas. Es krim buatan rumahan ini bisa Anda buat dengan beragam varian jenis bahan baku susu.

Mulai dari susu sapi segar, susu full krim biasa, sampai susu yang khusus seperti susu kedelai, susu kambing sampai susu almond untuk mereka yang alergi. Selain itu Anda juga bisa membuat sajian es krim rumahan dengan aneka rasa seperti pistachio, green tea, ubi ungu, durian, kacang ijo, sorbet buah,  kacang merah dan rasa unik lainnya.

Rasa-rasa ini tidak bisa Anda temukan pada jenis es krim pabrikan, sehingga memberi konsumen pilihan sajian es krim yang berbeda dan justru menjadi daya tarik tersendiri di pasar. Ditambah penggunaan bahan yang lebih alami, sehat, tanpa perasa buatan dan pengawet, tentu saja produk ini semakin menarik bagi konsumen.

Baca Juga : Contoh Usaha Kecil, Usaha Bakso Bakar

Tantangan dari usaha rumahan modal kecil ini terletak pada produk yang terbilang tidak tahan lama. Es krim rumahan biasanya tidak mampu bertahan lama meskipun Anda simpan dalam mesin pendingin, karena memang biasanya produk ini tidak menggunakan bahan pengawet.

Itu sebabnya Anda harus cukup tepat memperkirakan jumlah produksi harian dengan tingkat penjualan supaya tidak ada tumpukan produk di mesin pendingin. Selain itu untuk memasuki pasar, Anda perlu cukup pandai bersiasat supaya bisa bersaing dengan produk es krim pabrikan yang biasanya lebih familier di masyarakat.

Dan cara yang biasanya ditempuh oleh para produsen es krim home made adalah dengan menjalin kerjasama dengan pelaku usaha café dessert yang belakangan ini memang tengah menjadi tren baru di kalangan anak muda.

Cara ini sebenarnya trik jitu dalam meningkatkan penjualan dengan kontinuitas tinggi, karena biasanya permintaan es krim di café cenderung konstan. Cara ini akan lebih efektif ketimbang Anda menjual sendiri es krim buatan Anda dengan kedai rumahan yang biasanya tidak bisa memberi Anda omset yang cukup besar.

Alternatif lain adalah dengan menjalin kerjasama dengan pelaku usaha catering. Meski biasanya permintaan dari kelompok ini tidak sekontinyu permintaan dari café, tetapi mereka bisa jadi akan melakukan pesanan dalam jumlah besar dan itu cukup menguntungkan untuk usaha Anda.

Jalin pula kerjasama dengan pelaku usaha organizer untuk mensuplai kebutuhan es krim ketika event-event khusus seperti ulang tahun atau gathering. Seorang pelaku usaha rumahan modal kecil semacam ini di kota Solo mengaku bisa menjual sampai 450 wadah perbulan untuk memenuhi permintaan dari 2 café dessert langganannya di kisaran kota Solo.

Baca Juga : Usaha Modal Kecil Untung Besar Dengan Brownies Rumahan

Hal serupa diakui oleh seorang pelaku café dessert di kawasan Gejayan Yogyakarta yang bisa setiap 3 hari sekali memesan setidaknya 15 – 20 galon tiap 3 hari sekali dari supplier es krim langganannya.

Nah, sudah soal bagaimana kiat pemasaran dari usaha rumahan satu ini, kami akan mencoba menjabarkan kebutuhan biaya yang perlu Anda siapkan sebagai modal awal usaha es krim home made ini. Berikut rincian modal dan biaya produksinya.

Modal awal :

  • Alat pembuat es krim (15 liter)     : Rp. 12.000.000,-
  • 1 set blender ukuran besar     : Rp. 500.000,-
  • Baskom wadah     : Rp. 300.000,-
  • 30 Wadah food grade (10 liter)     : Rp. 3.000.000,-
  • Freezer     : Rp. 4.000.000,-

TOTAL                                  Rp. 19.800.000,-

Biaya Produksi sehari  150 liter

Bahan baku :

  • 35 liter susu sapi segar     : Rp. 220.000,-
  • 6 liter santan     : Rp. 50.000,-
  • 10 kg gula pasir     : Rp. 100.000,-
  • 6 liter susu full cream     : Rp. 30.000,-
  • 8 liter wheaped cream     : Rp. 230.000,-
  • 75 gr stabilizer     : Rp. 650.000,-
  • Aneka bahan perasa      : Rp. 250.000,-
    (Aneka buah, kacang dan flavor lain)

TOTAL                                    Rp. 1.530.000,-

Biaya tenaga kerja produksi     : Rp. 600.000,-
Biaya listrik, bahan bakar DLL      : Rp. 120.000,-

TOTAL biaya produksi     Rp. 2.250.000,-

Biaya perwadah (10 liter perwadah)     : Rp. 150.000,-

Harga Jual per wadah      : Rp. 185.000,-

Keuntungan kotor perwadah      : Rp. 35.000,-

Asumsi total penjualan rata-rata perbulan 450 wadah :

Maka keuntungan kotor satu bulan      : Rp. 15.750.000,-

Total biaya penjualan dan pemasaran      : Rp. 6.000.000,-

Maka keuntungan Anda                        Rp. 9.750.000,-

Ternyata dari usaha rumahan modal kecil semacam ini Anda bisa mengeruk hasil yang tidak kecil bukan? Modal awal Anda tak lebih dari 20 juta, relatif kecil untuk sebuah usaha supplier. Dan hasilnya bahkan bisa membuat Anda menutup modal Anda dalam tempo tak sampai 3 bulan.

(sumber gambar artikel usaha rumahan modal kecil : www.fulfilledhomemaking.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 − 2 =